Kalau kamu berencana snorkeling, island hopping, atau sekadar jalan-jalan menyusuri pantai di Pulau Harapan, membawa drybag bisa jadi penyelamat. Bukan hal yang wajib, tapi sangat direkomendasikan, terutama kalau kamu membawa barang-barang elektronik seperti handphone, kamera, atau dompet. Drybag berfungsi melindungi barang penting dari cipratan air, hujan dadakan, atau tumpahan air laut saat naik-turun perahu.
Kondisi di Pulau Harapan sendiri cukup mendukung untuk aktivitas air. Banyak wisatawan yang menghabiskan waktu mereka menjelajahi pulau-pulau kecil di sekitarnya, seperti Pulau Perak atau Pulau Gosong, dengan naik kapal tradisional. Nah, di sinilah peran drybag terasa sangat berguna. Cukup satu tas kedap air, semua kebutuhanmu tetap aman meski harus lompat ke perairan atau terpapar angin laut yang basah.
Bahkan beberapa pengunjung yang sudah berulang kali datang ke Kepulauan Seribu menyebut drybag sebagai “barang wajib” karena seringkali barang bawaan bisa terkena ombak kecil atau percikan saat naik perahu. Lebih baik mencegah daripada menyesal, kan?
Jadi, jawabannya: ya, sebaiknya bawa drybag saat ke Pulau Harapan, terutama jika kamu ingin nyaman dan aman selama beraktivitas di laut. Tidak hanya praktis, tapi juga bikin liburanmu lebih tenang tanpa takut barang-barang basah.
Butuh saran drybag yang bagus? Pilih ukuran sedang (10–20 liter) dengan tali selempang, supaya mudah dibawa saat berpindah-pindah lokasi. Mau snorkeling ke spot kece? Barang tetap aman. Mau main pasir atau duduk santai di tepi pantai? Nggak perlu khawatir air laut merusak gadget-mu.