pulau-tidung-jakarta

Mitos Jembatan Cinta di Pulau Tidung

Mitos Jembatan Cinta di Pulau Tidung. Kawasan wisata Kepulauan Seribu yang terletak dekat dengan ibukota mempunyai pulau terbesar yang disebut Pulau Tidung. Selain merupakan pulau paling besar jumlah penduduk di pulau tersebut juga terbanyak bila dibandingkan di pulau-pulau lain di sekitarnya. Jumlah orang di pulau ini akan meningkat di musim liburan dan akhir pekan karena obyek wisata pulau ini cukup populer bagi kalangan masyarakat ibukota. Salah satu daya tariknya adalah destinasi wisata Jembatan Cinta yang berada di sisi barat pulau. Jembatan ini sesungguhnya merupakan penghubung antara Pulau Tidung Besar dan Kecil. Jembatan ini dulunya terbuat dari kayu dengan panjang sekitar 800 m tetapi saat ini telah dibangun lebih permanen. Ingin tahu lebih banyak tentang Jembatan Cinta sekaligus mitosnya? Simak ulasannya berikut ini.

 

Jembatan Cinta Pulau Tidung

Saat ini di sekeliling jembatan telah dipancang pagar yang tingginya sekitar 1 meter dengan warna cat dominan biru. UntukĀ  menuju pulau Tidung Kecil Anda bisa berjalan santai melintasi jembatan ini. Kemudian ada bagian yang berbentuk setengah lingkaran dengan cat berwarna pink yang merupakan spot paling populer jembatan tersebut. Di spot inilah mitos cinta tersebut dipercaya oleh penduduk setempat. Konon mereka yang berpasangan dan mendatangi jembatan ini maka hubungan asmara tersebut akan langgeng, kemudian untuk yang masih lajang akan segera mendapat pasangan, sementara yang baru saja mengalami putus cinta akan memperoleh pengganti yang lebih baik.

 

Tentu saja ini semua hanyalah mitos yang tak sepenuhnya bisa dipercaya. Beberapa orang yang memang mengalami nasib membahagiakan setelah berkunjung ke lokasi wisata ini mungkin karena faktor kebetulan semata. Intinya informasi ini sebaiknya tak membuat Anda mempunyai tujuan yang berkaitan dengan mitos tersebut saat berkunjung ke Pulau Tidung karena terlepas dari kepercayaan tersebut destinasi wisata di tempat ini memang sangat indah dan layak menjadi alternatif wisata pantai bagi Anda yang ingin liburan hemat atau mempunyai waktu libur terbatas. Lokasi berbentuk lengkungan pada jembatan tersebut juga seringkali menjadi spot pemotretan bagi pasangan yang hendak menikah atau pre wedding photo karena bentuknya yang unik.

 

Aktivitas lain yang bisa Anda lakukan di sini adalah menyaksikan matahari terbenam di ufuk barat yang pasti menyuguhkan panorama luar biasa dan mungkin jarang kita saksikan dalam keseharian. Bagi penghobby fotografi jangan sampai melewatkan untuk mengabadikan momen luar biasa tersebut. Atraksi wisata lain yang tak kalah seru dan bisa Anda coba adalah melompat dari jembatan dan langsung terjun ke air. Cocok sekali bagi mereka yang bernyali besar serta gemar memacu adrenalin. Di ujung Jembatan Cinta ada Pulau Tidung Kecil yang tak berpenghuni, inilah rumah untuk para satwa asli termasuk beragam jenis ikan yang berumah di kawasan budidaya mangrove di sekeliling pulau. Kawasan budidaya ini bertujuan untuk melindungi kelestarian alam dengan menyediakan rumah bagi berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya serta meminimalkan pengikisan pantai oleh gelombang laut.

 

Untuk mencapai obyek wisata ini cukup mudah, para wisatawan bisa menyewa bentor (becak motor) atau bersepeda. Ongkosnya pun cukup terjangkau, untuk becak motor Anda cukup merogok kocek sekitar 35 ribu rupiah saja tetapi bagi yang ingin berolahraga menyewa sepeda akan menjadi pilihan terbaik. Ongkosnya hanya 10 ribu rupiah saja untuk seharian. Jalan-jalan yang Anda lintasi untuk menuju Jembatan Cinta ini akan memanjakan mata kita dengan panorama pantai yang cantik dengan jajaran perahu tradisional milik nelayan setempat. Ada pula deretan pepohonan kelapa yang merupakan tumbuhan khas kawasan pesisir. Anda juga bisa menyaksikan dari dekat bagaimana masyarakat setempat beraktivitas dalam keseharian mereka.

Lihat juga tempat wisata kepulauan seribu lainnya